Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Pj Gubernur Banten: Nilai-Nilai Pancasila Relevan Dengan Keadaan

Laporan: RMN
Selasa, 15 November 2022 | 17:22 WIB
Pj  Gubernur Banten Al Muktabar/Dok
Pj Gubernur Banten Al Muktabar/Dok

RMBanten.com, Serang - Nilai-nilai Pancasila sangat relevan dengan  keadaan yang dihadapi. Pemprov Banten terus berupaya untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam tata kehidupan sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar saat memberikan sambutan dalam Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila Kepada Aparatur Pemerintah di Provinsi Banten yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Pemprov Banten di Pendopo Gubernur Banten, Senin (14/11).

"Kita selalu bergotong royong. Nilai-nilai Pancasila menjadi sendi dasar di tengah kita menghadapi berbagai keadaan. Kita lakukan langkah dengan nilai-nilai Pancasila yang relevan sekali untuk menguatkan kita dalam bersatu. Nilai-nilai Pancasila harus di  implementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Menurut Al Muktabar, saat ini Pemprov Banten tengah menyiapkan Peraturan Daerah tentang Pendidikan Wawasan Kebangsaan atas usul DPRD Provinsi Banten. Dimana hal itu sebagai upaya bersama agar nilai-nilai Pancasila terus menerus dijadikan tata kehidupan sehari-hari.

Al Muktabar juga menyampaikan, dengan persatuan yang menjadi salah satu nilai Pancasila dalam menghadapi beberapa tantangan keadaan, Provinsi Banten mampu dan terus berupaya menghadapi kondisi.

"Kami laporkan, hasil kerja dari Bupati/Walikota dan semua jajaran di Provinsi Banten serta segenap masyarakat, bahwa dengan persatuan, keadaan ekonomi di Provinsi Banten tumbuh di atas ekonomi nasional. Inflasi juga dengan semangat kebersamaan kita terus jaga dan keadannya di bawah keadaan nasional," katanya.

"Bersama membangun Banten yang lebih maju, tentu juga bisa membangun Indonesia lebih maju," pungkasnya.rajamedia

Komentar: