Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Mantap!!! Tiga Hektar Ladang Ganja Di Aceh Dimusnahkan Polda Banten

Laporan: Rizki Ahmad Suhaedi
Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:36 WIB
Ladang ganja seluas tiga hektare di Aceh dimusnahkan Polda Banten/Repro
Ladang ganja seluas tiga hektare di Aceh dimusnahkan Polda Banten/Repro

RMBanten.com, Hukum - Polda Banten bersama Polda Aceh memusnahkan perusak generasi muda ganja, Selasa (30/8).

Dalam pemusnahan itu Satresnarkoba Polres Serang bersama Ditresnarkoba Polda Banten yang dipimpin Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Banten Kompol Didid Imawan dan Kasat Resnarkoba Polres Serang AKP Michael Tandayu bekerja sama dengan Polda Aceh langsung melakukan pemusnahan pohon ganja tersebut.

Dalam kasus  Satresnarkoba Polres Serang berhasil mengungkap ladang ganja seluas kurang lebih 3 hektar di Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (28/8).

Pengembangan Kasus

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menjelaskan pengungkapan ini merupakan kerja keras dan keuletan tim Satresnarkoba Polres Serang yang berawal dari pengungkapan kasus ganja pada Senin, 6 September 2021 di Desa Barengkok, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang dengan tersangka berinisial RM dan RTP dengan barang bukti yang disita ganja kurang lebih 1.120 gram.

“Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dengan menangkap AN yang beralamat di Desa. Anyer, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang dan ditemukan kembali barang bukti berupa ganja dengan berat 825 gram,” ujar Shinto.

Petugas kemudian melanjutkan pengembangan ke Sumatera Utara dengan menangkap AT yang merupakan sindikat pengedar ganja lintas provinsi pada Selasa 14 September 2021 di Jln. Djamin Ginting, Dolan Rakyat, Kabupaten Tanah Karo dengan barang bukti ganja seberat 1.100 gram dan MHT di Jln. Karya Bakti, Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan, Kota Medan dan ditemukan barang bukti satu unit timbangan dan satu gulung plastik press.

Lanjut Shinto, dari hasil pemeriksaan AT dan MHT didapat keterangan bahwa mereka mendapatkan ganja dari IRL (DPO).

Ladang Ganja

Kemudian, didapatkan informasi jika IRL sering mengambil ganja di Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara yang ditindaklanjuti petugas dengan menuju ke Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara untuk melakukan penyelidikan dan pada 28 Agustus 2022 sekira pukul 13.00 Wib.

"Personel menemukan ladang ganja seluas kurang lebih 3 Hektar di Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, yang mana lokasi tersebut merupakan lokasi dimana diduga IRL sering mengambil ganja,” jelas Shinto.

Selanjutnya pada Selasa, 30 Agustus 2022, personel gabungan Ditresnarkoba Polda Banten, Satresnarkoba Polres Serang, Polres Lhokseumawe yang dihadiri KBO Satresnarkoba Ipda Fahrurrazi, Polsek Sawang yang dihadiri Kapolsek Iptu Ade Candra dan Koramil/19 Sawang dihadiri Danramil Kapten Inf L. Malau melaksanakan pemusnahan ladang ganja seluas kurang lebih 3 Hektare di Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kab Aceh Utara.

Sementara itu, Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Banten Kompol Didid Imawan, saat dikonfirmasi mengungkapkan lokasi ladang ganja dibagi menjadi 3 area.

“Area 1 ditemukan pohon ganja setinggi 100 – 200 cm (usia 4 bulan) seluas 0.5 ha. Area 2 ditemukan pohon ganja setinggi 50-100 cm (usia 2 bulan) seluas 0.5 ha. Area 3 ditemukan pohon ganja setinggi 150 – 250 cm (usia 3-4 bulan) seluas 2 ha,” bebernya.

Didid menjelaskan total yang ditemukan kurang lebih 30.000 pohon ganja. Per batang atau pohon bisa menghasilkan 0.5 kg/500 gram ganja basah atau 0.25kg/250 gram ganja kering.

Sehingga Jumlah pohon ganja yang ditemukan dan dimusnahkan sekitar 30.000 pohon x 0.5 kg = 15 ton ganja basah atau 30.000 x 0.25 kg = 7,5 ton ganja kering.

“Adapun tanaman ganja dimusnahkan dengan cara dicabut dan dibakar,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: