Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Banten Provinsi Paling Tidak Bahagia, Pj Gubernur Pertanyakan Survei BPS!

Laporan: RMN
Sabtu, 24 September 2022 | 12:24 WIB
Pj Gubernur Banten Al Muktabar/Net
Pj Gubernur Banten Al Muktabar/Net

RMBanten.com, Banten - Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan daerah Banten menjadi paling tidak bahagia di Indonesia pada 2021 dipertanyakan Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Pernyataan orang nomor satu di Banten saat ini mengacu pada BPS telah mengeluarkan indeks kebahagiaan di Provinsi Banten mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017, dari 69,83 ke 68,08 pada 2021.

"Saya ingin cek, itu data masih tahun 2021. Lalu saya sedang mempertanyakan metodologinya oleh BPS itu, yang ditanya siapa sebagai respoden menyatakan tidak bahagia itu siapa," ujar Al Muktabar kepada wartawan di Gedung Samsat Kota Serang. Jumat (23/9) kemarin.

Al Muktabar berkelit, pertanyaan dan jawaban terletak pada siapa yang di wawancarai.

"Kan sistem survei. Jadi, (kalau) dipertanyakan kepada (koresponden) yang bahagia, maka akan bahagia," ujar Al Muktabar.

Namun, Al pun mengakui hasil survei yang telah dilakukan oleh BPS RI tersebut dengan berbagai metode dan penilaian.

Penghitungan indeks kebahagiaan provinsi-provinsi tersebut melalui tiga dimensi, yakni kepuasan hidup (life satisfaction), perasaan (affect), dan makna hidup (eudaimonia).

"Itu penjelasan ilmiah. Sehingga dengan seperti itu tentu kita mengakui data resmi dari statistik. Tetapi itu saya lihat teks datanya 2021," ujarnya

Dirinya kata Al Muktabar akan berusaha membuat masyarakat di provinsi paling ujung barat Pulau Jawa ini bahagia dengan program-progran yang menyentuh masyarakat langsung

"Kita akan terus berusaha ini untuk kedepan.Saya pikir (masyarakat) harus bahagia karena bahagia itu konsep dasarnya ada di hati, happiness," ujarnya.

"Kebahagian itu tempatnya ada di hati. Hari ini kita nyatakan (pembagian BLT) bagian di antara usaha untuk bahagia bersama," demikian tutup mantan Sekda Banten itu.rajamedia

Komentar: