Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Demokrat: Saya Dengar Ada Genderuwo Mau Jegal Anies Dari Pencapresan 2024!

Laporan: Raja Media Network
Sabtu, 17 September 2022 | 07:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyhono/Net
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyhono/Net

RMBanten.com, Pilpres - Pihak yang ingin menjegal Anies Baswedan dari Pilpres 2024 adalah "genderuwo" yang tak jelas berasal dari mana. Genderuwo ini tak ingin Anies maju sebagai Capres 2024.

Demikian disampaikan politisi Partai Demokrat Benny K Harman berbicara mengenai kans Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta isu penjegalannya dari Pilpres 2024.

"Saya hanya dengar saja. Ada genderuwo. Genderuwo ini adalah suara yang tidak jelas asal usulnya. Yang tidak menghendaki Pak Anies menjadi calon presiden," ujar Benny di JCC, Senayan, Jumat (16/9).

Menurut Benny, ada kekuatan tak terlihat yang berupaya menjegal Anies. Walau begit, Benny mengaku tak mengetahui pasti dari mana kekuatan itu berasal.

"Saya tidak tahu. Tapi yang penting ada invisible power. Invisible hand yang ingin menjegal," jawab Benny..

Upaya penjegalan Anies, kata Benny bisa dilakukan dengan cara apa saja, termasuk kasus hukum. Apakah terkait pemeriksaan Anies di KPK?.

"Bisa macam-macam. Pasti targetnya seperti itu (sebelum kontestasi)," ujar Benny.

Anggota Komisi III DPR menyinggung pemerintah juga punya peran dalam menghambat munculnya calon baru di Pemilu 2024.

"Ya itu tadi ada invisible power yang mengganggu yang tidak ingin ada koalisi di luar yang dikehendaki oleh penguasa sekarang ini kan. Itu sudah jelas ada kan. Makanya kita menyampaikan sinyal itu," tuturnya.
 
"Pemerintah penguasa janganlah menyalahgunakan kekuasaan untuk menghambat munculnya koalisi baru," demikian Benny Harman.rajamedia

Komentar: