Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Calon Dewan

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Benyamin Paparkan Capaian Keberhasilan Di Kota Tangsel Di Paripurna DPRD, Ini Diantaranya

Laporan: Lani Fahrudin
Senin, 27 November 2023 | 21:27 WIB
Rapat Paripurna HUT Tangsel ke- 15 di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (26/11). (Foto: Dok Pemkot)
Rapat Paripurna HUT Tangsel ke- 15 di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (26/11). (Foto: Dok Pemkot)

RMBanten.com - Tangsel - Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menyampaikan berbagai keberhasilan dan capaian prestasi yang telah diraih selama tahun 2023.

Mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga berbagai pembangunan yang diperuntukkan bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Hal itu disampaikan Benyamin dalam Rapat Paripurna HUT Tangsel ke- 15 di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (26/11).

Benyamin memulai dari perekonomian dengan indikator laju pertumbuhan ekonomi tercatat terus meningkat dengan angka pada Triwulan II tahun 2023 sebesar 5,82 triliun.

"Diitunjang juga dengan meningkatnya investor berdasarkan data investasi PMA dan PMDN yang meningkat dari 4,65 triliun menjadi 5,97 triliun pada Triwulan III tahun 2023," ujar Benyamin.

Dari sisi pembangunan manusia, kata Benyamin, terjadi kenaikan dari 81,60 menjadi 81,95. Dimana capaian tersebut didukung oleh meningkatnya angka rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah, angka harapan hidup dan pendapatan per kapita per tahun.

Sementara untu sekrot pendidikan, dijelaskan Benyamin, indikator angka partisipasi sekolah usia 7-12 tahun tercatat pada angka 99.72 persen, sementara pada usia 13-15 tahun tercatat di angka 98,26 persen.

"Pendidikan adalah isu strategis yang harus terus didorong agar capainnya menjadi 100 persen. Karenanya penting dilakukan dalam kaitannya kolaborasi bersama Provinsi Banten agar capaian angka partisipasi sekolah untuk usia 15-18 tahun mencapai lebih dari 90 persen," ujar pria biasa disapa Bang Ben itu.
 
Dalam konteks ketenagakerjaan, kata Benyamin, indikator tingkat pengangguran terbuka tercatat pada angka 5,81 persen dan angka sebelumnya yakni 6,59 persen. Terhadap capaian ini tentunya akan terus ditingkatkan sehingga rasio penduduk yang bekerja dapat mencapai angka di atas 95 persen.

"Dalam perjalanan penataan dan pengembangan kota, tentunya tidak terlepas dari berbagai hambatan dan kendala. Namun, dengan dukungan dari seluruh pihak berbagai program pembangunan juga telah kami realisasikan," ujarnya.

Benyamin menyebut, mulai dari pembangunan prasarana sekolah sebanyak lima unit, yang terdiri dari tiga Sekolah Menengah Pertama dan dua unit Sekolah Dasar. Meningkatkan kualitas prasarana sekolah sebanyak 103 unit yang terdiri dari 95 unit Sekolah Dasar dan 8 unit Sekolah Menengah Pertama.

Lalu memberikan bantuan biaya pendidikan kepada 1.000 siswa Sekolah Dasar, 2.658 siswa Sekolah Menengah Pertama bagi orang tuanya yang tidak mampu. Belum lagi, bantuan diberikan kepada 3.120 siswa untuk dapat melanjutkan sekolah di Sekolah Menengah Pertama Swasta.

"Memberikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada 77.852 siswa Sekolah Dasar dan 24.584 siswa Sekolah Menengah Pertama," ucapnya.

Untuk bidang kesehata, Benyamin menjelaskan, pelayanan kesehatan juga terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Melalui program Ngider Sehat dengan jumlah armada sebanyak 54 tim yang terdiri dari satu orang perawat dan satu orang bidan dalam tim.

 "Kami juga meningkatkan kompetensi SDM komunikasi dan informatika melalui program Digital Talent Scholarship yang bekerja sama dengan Kemenkominfo dari tahun 2022 hingga 2024 dengan target 17.500 orang," ucap Benyamin.

Selanjutnya, kata Benyamin, konektivitaa dan aksesibilitas infrastruktur transportasi juga terus dilakukan. Dimana, meningkatkan kualitas jalan kota sepanjang 11,88 km

"Jalur pedestarian sepanjang 1.882 Km yang terdiri dari tiga ruas jalan. Lalu drainase kota yang terintegrasi. Jalan lingkungan sepanjang 98,83 km hingga mengurai titik kemacetan dari total 37 titik telah tertangani sebanyak 16 titik kemacetan dengan manajemen rekayasa lalu lintas termasuk sistem satu arah," katanya.

Selanjutnya, dalam upaya menunjang perwujudan sebagai kota layak huni, Pemkot Tangsel juga melakukan perbaikan rumah tak layak huni menjadi layak sebanyak 395 rumah. Ditambah dengan memberikan sanitasi layak kepada 1800 rumah tangga dalam upaya menurunkan angka buang air besar terbuka.

"Seiring dengan itu semua, kami juga membangun satu kawasan perkantoran baru di Jalan Promoter yang akan digunakan 6 perangkat daerah termasuk P2TP2A," kata Benyamin.

Kata Benyamin, berbagai keberhasil tersebut berkat kolaborasi yang dibangun sangat luar biasa di Tangerang Selatan. Karenanya ia mengajak untuk terus menjaga keharmonisan, sinergitas dan kebersamaan dalam menyukseskan berbagai program untuk kemajuan Kota Tangerang Selatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

"Sekali lagi, hal ini merupakan hasil kolaborasi yang harus dijaga untuk keberlanjutan pembangunan menuju Tangerang Selatan yang cerdas, modern, religius dalam kerangka kesejahteraan," pungkasnya.rajamedia

Komentar: