Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Calon Dewan

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

JIS Mau Direnovasi, Jawab Anies: Saya Enggak Cawe-cawe Soal itu deh!

Laporan: RMN
Kamis, 13 Juli 2023 | 10:45 WIB
Bakal capres Anies Baswedan didampingi Ketum Demokrat Anies Baswedan usai kepulangan dari ibadah Haji. (Foto: Repro)
Bakal capres Anies Baswedan didampingi Ketum Demokrat Anies Baswedan usai kepulangan dari ibadah Haji. (Foto: Repro)

RMBanten.com  - Jakarta -  Anies Baswedan, bakal calon Presiden (Bacapres) telah tiba di tanah air usai menjalani ibadah haji, Rabu dini hari (12/7).

Dalam kepulangannya itu, Anis disambut simpatisan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga nampak menyambut kepulangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Awak media tidak mau menyia-nyiakan kesempatan langsung mempertanyakan rencana pemerintah pusat yang akan merenovasi Jakarta International Stadium (JIS) lantaran diklaim tidak memenuhi standar FIFA.

Anies seperti enggan berkomentar lebih dalam mengenai rencana tersebut. Dengan pernyataan singkat, ia tegaskan bahwa dirinya tidak ingin ikut campur.

"Oh ya! Saya enggak cawe-cawe soal itu deh," ujar Anies di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Sebelumnya, rencana renovasi JIS oleh pemerintah muncul ketika Anies Baswedan tengah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Awal rencananya, stadion berkapasitas 82.000 penonton itu akan menjadi opsi salah satu venue pertandingan Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang.

Namun, ketika dilakukan uji kelayakan, JIS diklaim secara sepihak oleh PSSI dan Pemerintah belum berstandar FIFA.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut, bahwa renovasi terhadap JIS dilakukan karena stadion itu masih menggunakan rumput jahitan.

Selain itu, Erick mengklaim ada kendala kapasitas parkir dan akses ke luar-masuk penonton yang terbatas.

"Seharusnya ada empat pintu, yang baru terbuka satu pintu. Ini yang tentu harus kita antisipasi keselamatan daripada suporter," sambungnya.

Muncul anggapan bahwa pernyataan pemerintah terhadap JIS merupakan politisasi untuk menjatuhkan Anies Baswedan.  

"Masyarakat pasti memiliki pertanyaan yang sama, apa salahnya mengakui ada karya anak bangsa yang bermutu tinggi?," kata juru bicara Anies Baswedan, Sudirman Said dalam keterangannya.

Menurut Sudirman, banyak lembaga internasional, lembaga profesi dan pesepakbola internasional yang memberikan apresiasi terhadap kualitas JIS.

"Akhirnya publik jadi menduga ada unsur politis dari polemik JIS karena dibangun di era Anies," pungkasnya.

Bertemu Ganjar

Anies Baswedan menyampaikan bahwa dirinya sempat melakukan pertemuan dengan Ganjar Pranowo saat berada Makkah, Arab Saudi. Menurut Anies pertemuannya dengan Ganjar tidak ada membahas khusus tentang politik serta Capres 2024 mendatang.

"Kami sama-sama ibadah, hanya bahas jemaah haji dan bahas ibadah saja. Jadi, betul fokus ibadah," jelas Anies.

Anies menjelaskan jika dirinya bertemu dengan Ganjar juga tidak berlangsung lama, selain dengan Ganjar, Anies juga mengatakan bahwa dirinya juga bertemu dengan tokoh lainnya di Tanah Suci.

"Ketemu dengan banyak di sana, dengan banyak sekali masyarakat Indonesia, serta tokoh-tokoh juga ketemu," papar Anies.

Menurut Anies dirinya juga sempat memanjatkan doa agar Indonesia terhindar dari perpecahan bangsa saat melaksanakan puncak haji akbar, saat wukuf di Arafah.

Anies berharap kebinekaan dan perbedaan yang dimiliki Indonesia diharapkan menjadi suatu kekuatan untuk menuju bangsa yang maju serta berkenalan bagi masyarakatnya.

"Kita mendoakan semua, untuk ibu saya, keluarga, masyarakat bahkan untuk Indonesia, semoga bangsa ini dijauhkan dari perpecahan. Semoga didekatkan dengan kesatuan dan kebersamaan," demikian tutup Anies.rajamedia

Komentar: