Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Iwan Bule: Lewat Salat Istikharah, Saya Tidak Maju Di Pencalonan Ketum PSSI

Laporan: RMN
Selasa, 17 Januari 2023 | 09:08 WIB
Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan tidak maju di pencalonan Ketum PSSI periode 2023-2027/Repro
Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan tidak maju di pencalonan Ketum PSSI periode 2023-2027/Repro

RMBanten.com, Olahraga - Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 Mochamad Iriawan menyatakan tidak maju lagi pada Kongres Luar Biasa (KLB) pada 16 Februari 2023.

‘Sebelum dan selama penyelenggaraan kongres biasa ini, banyak yang bertanya kepada saya, apakah ketua umum akan maju lagi. Saya memastikan tidak akan maju lagi sebagai Ketua Umum PSSI," ujar pria yang biasa disapa Iwan Bule itu saat Kongres Biasa.

Diakuinya, langkah yang ditempuh untuk tidak maju setelah melewati sholat istikharah. Iwan merasa pengabdiannya kepada PSSI sudah cukup maksimal.

"Tenaga, pikiran, waktu bahkan materi sudah saya dedikasikan untuk PSSI. Saya memutuskan bahwa, tidak akan maju lagi dalam pencalonan sebagai ketua umum dalam KLB nanti," ujarnya menegaskan.

Di ujung masa bakti tepatnya bulan Februari 2023, dirinya akan mengakhiri masa bakti sebagai Ketua Umum periode 2019 – 2023.

Sebagai Ketua Umum PSSI, Iriawan  menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan peran serta seluruh anggota PSSI selama saya menjabat ketua umum PSSI.

"Ketika saya pertama kali menjadi ketua umum PSSI di benak saya hanya satu keinginan, yaitu bagaimana agar sepakbola kita bisa maju. Syaratnya bekerja sama dan bekerja bersama-sama. Bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholder lainnya, bekerja bersama-sama dengan para anggota PSSI,’’ ujarnya.

Iriawan pun memita para voters tetap bersatu untuk memajukan PSSI.

Iriawan juga mengajak kepada semuanya untuk berpikir jernih dalam kondisi apapun. Jika ada masalah semua pasti ada solusinya.

Menurutnya dalam sepakbola, kita bersahabat dan bersaudara, tetapi kadang pada pertandingan kita saling tegang. Namun, setelah pertandingan kita saling berjabat tangan.

"Di luar pertandingan juga harus begitu, jika ada masalah coba selesaikan secara duduk bersama, secara musyawarah untuk mufakat. jangan ada perpecahan dan jangan saling menjelekkan,’’ ujarnya.

‘’Dalam satu bulan ke depan jelang KLB, saya juga berharap PSSI dan voters tetap kondusif dan menjaga persaudaraan sebagai keluarga sepakbola indonesia. Saya mengucapkan terima kasih atas keseriusan voters dalam kongres biasa. Saya juga merasa bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar sepakbola indonesia," demikian Mochamad Iriawan.rajamedia

Komentar: