Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Apel Siaga Nataru! Personel Gabungan Operasi Lilin Maung 2022 Di Wilayah Banten Berjumlah 3.247

Laporan: RMN
Kamis, 22 Desember 2022 | 16:21 WIB
Pj Gubernur Banten Al Muktabar memberikan keterangan usai Apel Operasi Lilin Maung 2022/Repro
Pj Gubernur Banten Al Muktabar memberikan keterangan usai Apel Operasi Lilin Maung 2022/Repro

RMBanten.com, Keamanan - Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, sebanyak 3.247 personel dilibatkan dalam Operasi Lilin Maung 2022 di wilayah hukum Polda Banten.

Operasi Lilin Maung 2022 akan dilaksanakan pada 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

Gabungan personel itu terdiri dari 1.696 personel Polda Banten dan Polres jajaran, 292 personel TNI serta 1.259 personel dari Instansi terkait lainnya.  

Untuk menandai operasi terpadu menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 tersebut, Polda Banten melaksanakan Apel Gelar Pasukan pengamanan Operasi Lilin Maung 2022 di Lapangan Apel Polda Banten, Kamis (22/12) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2022, Pj Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto, Kasi Ops Korem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Rahman Fikri, Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursantari, KA BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo, Kepala Satpol PP Provinsi Banten Agus Supriyadi dan Pejabat Utama Polda Banten serta pasukan TNI, Polri, BNPB Provinsi Banten, Satpol PP Provinsi Banten, Damkar Provinsi Banten dengan menghadirkan kendaraan oprasional.

Pimpinan Apel pada kegiatan tersebut adalah Pj Gubernur Banten Al Muktabar yang membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

"Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana. Dengan demikian diharapkan pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi, sehingga perayaan Natal 2022 serta Tahun Baru 2023 mampu berjalan dengan kondusif," ujar Al Muktabar seperti diberitakan laman Disway.

Al Muktabar juga menambahkan bahwa momentum Nataru selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Banten disetiap penghujung tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan.

"Momen Nataru tentunya berimplikasi terhadap mobilitas masyarakat, hal tersebut sesuai survai dari Kemenhub yang memperkirakan akan ada sebanyak 44,17 Juta masyarakat Indonesia yang melakukan pergerakan pada penghujung tahun ini," ujar Al Muktabar.

Al Muktabar menyampaikan penekanan yang harus dipersiapkan oleh personel yang melaksanakan Operasi Lilin Maung 2022.

Menurut Al Muktabar, setiap personel harus menyiapkan mental, fisik dan menjaga kesehatan, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang.

"Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi dalam ganguan Kamtibmas seperti aksi terror dan kriminalitas lainnya, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, mantapkan sinergitas dan soliditas dengan para pihak yang terlibat demi keberhasilan Operasi,” jelas Al Muktabar.

Sementara, Karoops Polda Banten Kombes Pol Dedi Suhartono usai Apel menjelaskan tentang teknis pelaksanaan Oprasi Lilin Maung 2022.

“Operasi ini akan dilaksanakan mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2023 dengan melibatkan 3.247 personel yang terdiri dari 1.696 personel Polda Banten dan personel dari Polres jajaran, selain itu juga Operasi ini melibatkan 292 personel TNI serta 1.259 personel dari Instansi terkait," ujar Dedi.

Dedi menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi menerapkan budaya lama yang menganggap perjalanan mudik lebih aman dan lancar dilakukan pada malam hari.

"Saya menghimbau kepada masyarakat agar dapat merubah kebiasaan lama yang melakukan perjalanan mudik dimalam hari, kami pastikan perjalanan pada pagi dan siang hari saat ini akan jauh lebih aman karena sudah banyak Jalan Tol yang beroperasi," tutup Dedi.rajamedia

Komentar: