Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Peredaran Sabu Dalam Lapas! Satresnarkoba Polres Cilegon Garuk Tiga Pelaku

Laporan: RMN
Rabu, 14 Desember 2022 | 02:22 WIB
Barbuk narkoba jenis sabu ditampilkan pada rilis penangkapan pelaku peredaran Sabu di Lapas di Cilegon/Repro
Barbuk narkoba jenis sabu ditampilkan pada rilis penangkapan pelaku peredaran Sabu di Lapas di Cilegon/Repro

RMBanten.com, Cilegon - Kasus kepemilikan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Cilegon diungkap ke publik oleh Satresnarkoba Polres Cilegon dalam Press Conference, Selasa (13/12).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro mengungkapkan kronolologis kejadian tersebut.

Menurutnya, kkejadian terjadi pada Senin (5/12) sekitar pukul 17.30 Wib. Bertempat di Toilet area parkir sepeda motor lapas kelas II A Cilegon Lingkungan Cikerai Kelurahan Kalitimbang Kecamatan Cibeber Kota Cilegon.

Selanjutnya kata Eko, Satresnarkoba Polres Cilegon bersama Satresnarkoba Kabupaten Serang dan pihak lapas kelas II A Cilegon melakukan penyelidikan gabungan terhadap warga binaan penjara yang diduga menjadi kurir narkotika jenis sabu ke dalam lapas Cilegon.

Kemudian tim gabungan berhasil mengamankan 3 pria berinisial EA (30) warga Kampung Margaluyu Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak, AM (25) warga Perum Banten Indah Permai blok G15 nomor 09 Kelurahan Unyur Kecamatan Serang Kota Serang, RM (23) warga Kota Serang.

"Tepat didepan pintu masuk lapas, tim gabungan mengintrogasi pelaku EA yang kemudian EA mengakui dirinya membawa paket narkotika jenis sabu yang disimpan pada bagian anus, setelah diperiksa didapati 1 buah bungkusan lakban warna hitam berbentuk bulat yang didalamnya berisi 2 bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu," ujarnya.

"Setelah ditindaklanjuti barang bukti yang terkumpul berupa 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat 9.67 gram, 1 paket narkotika jenis sabu seberat 4.74 gram, dan 3 unit handphone,” jelas Eko.

Tiga pelaku itu kata Eko, dapat dipersangkakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun penjara dan maksimum 20 tahun penjara,” tukasnya.rajamedia

Komentar: