Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Peninggalan Kolonial, Pemkot Tangerang Gelar Malam Sejarah Mookervart

Laporan: RMN
Senin, 12 Desember 2022 | 09:38 WIB
Wakil Walikota Tangerang Sachrudin melihat souvenir pada kegiatan kegiatan Malam Sejarah Mookervart/Repro
Wakil Walikota Tangerang Sachrudin melihat souvenir pada kegiatan kegiatan Malam Sejarah Mookervart/Repro

RMBanten.com, Kota Tangerang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang menggelar kegiatan Malam Sejarah Mookervart, Minggu (11/12).

Kegiatan sendiri sebagai upaya pelestarian budaya dan sejarah dari salah satu saluran air legendaris yang ada di Kota Tangerang.

Hadir dalam acara itu Wakil Walikota Tangerang Sachrudin sekaligus membuka acara. Dalam sambuannya, Sachrudin menyampaikan Pintu Air Mookervart yang dibangun pada masa kolonial menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Kota Tangerang dan menjadi khazanah yang harus terus dilestarikan.

"Dulu saya masih merasakan nyebrang Mookervart pakai perahu getek, mungkin ada yang punya cerita lain, jadi cerita seperti itu yang harus terus dijaga," ujar sachrudin.

Sachrudin menuturkan keberadaan pintu air dan saluran Mookervart juga menjadi salah satu peninggalan sejarah yang ada di Kota Tangerang selain Masjid Kali Pasir, Kelenteng Boen Tek Bio dan kawasan kuliner Pasar Lama.

"Ini menandakan bahwa Kota Tangerang memiliki potensi wisata yang penting seperti budaya dan sejarah," ujar Sachrudin.

Dengan diselenggarakannya Malam Sejarah Mookervart, kata Sachrudin, masyarakat dapat mengetahui sejarah yang dimiliki oleh Mookervart yang menjadi penghubung antara Sungai Cisadane dan Kali Angke serta menjadi tol air dan saluran penting pengendali banjir ibu kota di masa lalu.

"Sasarannya agar kita bisa terus melestarikan cagar budaya yang ada di Kota Tangerang," demikian Sachrudin dilanir dari laman resmi Pmkt Tangerang.rajamedia

Komentar: