Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Jurus '4 K' disiapkan Pemkab Tangerang Hadapi Inflasi 2023, Apa Saja Itu!

Laporan: RMN
Kamis, 08 Desember 2022 | 05:46 WIB
Rakor tim pengendalian inflasi daerah Kabupaten Tangerang/Repro
Rakor tim pengendalian inflasi daerah Kabupaten Tangerang/Repro

RMBanten.com, Kabupaten Tangerang - Pemkab Tangerang menyiapkan kunci 4 K untuk menekan angka inflasi pada tahun 2023 mendatang.

Kunci 4 K tersebut yaitu keterjangkauan harga, ketersediaam pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Kunci 4 K tersebut merespons kondisi eksisting pada saat ini khususnya mengenai kerawanan pangan dan ancaman krisis global.

Penerapan kunci 4 K itu disampaikan pada rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Lemo, Selasa (6/12).

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kabupaten Tangerang, Yani Sutisna menyampaikan, rapat  dilakukan untuk melakukan penyusunan program kerja di tahun 2023.

Selain itu, untuk mengendalikan angka inflasi menjelang hari Natal dan tahun baru 2023.

“Di tahun 2023 nanti kami akan menerapkan kunci 4K dalam menekan angka inflasi, yakni keterjangkauan harga, ketersediaam pasokan, kelancaran distribusi, komunikasi efektif serta merespon kondisi eksisting pada saat ini khususnya mengenai kerawanan pangan dan krisis global,” ujar Yani dilansir dari Diskominfo Kabupaten Tangerang, Kamis (8/12).

Lebih lanjut Yani mengatakan, terdapat sembilan langkah yang menjadi atensi sesuai arahan Mendagri dalam pengendalian inflasi daerah. Kesembilan langkah tersebut, yakni melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia, melaksanakan rapat teknis TPID, menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting, melaksanakan gerakan menanam, melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait.

Selanjutnya, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, kemudian berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, merealisasikan BTT untuk dukungan pengendalian inflasi.

Terakhir memberikan bantuan transportasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Semoga menjelang Nataru harga bahan pokok dapat stabil dan tidak mengalami kenaikan. Kita juga akan lakukan pemantauan di segala sektor terutama bidang pangan,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: