Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

PORPROV BANTEN VI

Beda Hingga 50 Medali Emas! Kontingen Kabupaten Tangerang Persoalkan Rekapitulasi Porprov

Laporan: RMN
Senin, 28 November 2022 | 08:06 WIB
Kontingen Kabupaten Tangerang menggelar jumpa pers terkait persoalan di Porprov Banten/Repro
Kontingen Kabupaten Tangerang menggelar jumpa pers terkait persoalan di Porprov Banten/Repro

RMBanten.com, Porprov - Kontingen Kabupaten Tangerang menilai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke-VI tahun 2022 yang digelar di Kota Tangerang, menuai permasalahan. Salah satunya terkait perhitungan dan perolehan medali yang dinilai tidak transparan.

Untuk itu, kontingen Kabupaten Tangerang perlu menggelar jumpa pers terkait pelaksanaan Porprov Banten VI di pusat data kontingen sebelah Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Minggu (27/11) kemarin.

Kakontingen Kabupaten Tangerang mengajukan keberatan-keberatan ke panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten soal rekapitulasi hasil perolehan medali.

Kontingen Kabupaten Tangerang mengungkapkan ada selisih perolehan medali yang mencapai sebanyak 20 medali emas.

"Selisih perolehan medali Emas tersebut juga dinilai mempengaruhi psikologis para atlet dan official Kontingen Kabupaten Tangerang," ujar Ketua Kontingen Kabupaten Tangerang Taufik Emil.

Emil mengatakan, pada Porprov Banten ke VI ini pihaknya memiliki sejumlah kendala.

Kendala yang dialami pada Porprov Banten ini salah satunya rekapitulasi hasil perolehan medali dari panitia Porprov Banten.

Pada hari pertama pihaknya mudah mengakses perolehan medali melalui website resmi Porprov Banten 2022.

Namun, pada hari ketiga hingga hari ini pihaknya mengalami kesulitan untuk mengakses informasi tersebut.

“Hal ini berlanjut pada kendala selisih medali yang kami peroleh setiap harinya dari data Tim Pemantau di lapangan dengan data yang tertera di situs resmi Porprov Banten 2022,” kata Taufik, kepada wartawan.

“Bahkan selisih perolehan medali yang kami raih dengan data yang tertera di situs sempat mencapai angka 50 medali emas setelah sebelumnya fluktuatif diangka 20 sampai 30 medali emas,” ungkapnya.

Atas indikasi permasalahan tersebut, lanjut Taufik, pihaknya menyimpulkan, panitia Porprov Banten 2022 tidak siap mengolah data perolehan medali terupdate.

Akhirnya membuat banyak masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang tidak dapat informasi dengan benar dengan data yang tersaji.

“Akibatnya masyarakat, atlet dan official bertanya-tanya, kenapa rekapitulasi perolehan tidak update,” tandasnya.

Ditambahkan Imam Subekhi selaku Wakil Ketua III KONI Kabupaten Tangerang yang menyoal transparansi panitia dalam perolehan medali Porprov VI.

Menurutnya, akurasi data di situs resmi Porprov Banten 2022 dengan hasil pertandingan secara tertulis yang dihimpun tim Pemantau KONI Kabupaten Tangerang berbeda.

“Ini mempengaruhi psikis Kontingen Kabupaten Tangerang dan peserta Porprov lainnya,” pungkas Imam seperti dilansir dari laman bantensatu.

Sebagai informasi, kontingen Kabupaten Tangerang hingga hari ke delapan pelaksanaan Porprov Banten VI saat ini telah mendapat 152 medali emas, 135 perak, 132 perunggu. Sementara pada situs resmi Porprov Banten 134 emas, 126 perak dan 122 perunggu.rajamedia

Komentar: