Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Penemuan Kasus TBC, Pemprov Banten Optimis Capai Target 100 Persen

Laporan: RMN
Sabtu, 19 November 2022 | 05:21 WIB
Pj Sekda Pemprov Banten M Tranggono/Repro
Pj Sekda Pemprov Banten M Tranggono/Repro

RMBanten.com, Kesehatan - Dalam upaya percepatan penanganan penyakit TBC, Pemprov Banten optimis, target 100 persen penemuan kasus penyakit tubercolusis (TBC) tercapai.

Pemprov Banten sendiri dalam dua tahun terakhir, secara berturut meriah predikat terbaik dalam penemuan kasus atau pendataan penderita TBC.

“Dinas Kesehatan Provinsi Banten sudah memiliki data-data penderita TBC, hal ini akan semakin mempermudah penanganan,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten M Tranggono, dikutip dari laman bantenprov, Sabtu (19/11).

Sebelumnya Tranggono menerima Tim Percepatan Penanganan TBC Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Ruang Transit Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (17/11).

“Penyakit TBC harus menjadi perhatian karena tingkat kematian di Indonesia mencapai 11 orang per jam,” terangnya.

Menurut Tranggono, kedatangan Tim Percepatan Penanganan TBC dari Kemenko PMK untuk memberikan panduan kepada Tim Percepatan Penanganan TBC Provinsi Banten untuk penanganan yang lebih baik.

"Semoga penderita TBC di Provinsi Banten berkurang dengan baik karena berkaitan dengan bonus demografi. Terlebih pengobatan TBC ditanggung negara alias gratis," ujarnya. 

“Jangan sampai pengobatan ini terputus. Kalau terputus bisa menimbulkan kekebalan pada penderita yang menimbulkan gejala TBC lebih berat. Kadang orang yang menderita TBC malu sehingga tidak terdata,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan TBC menjadi salah satu prioritas penanganan di Provinsi Banten.

Saat ini jumlah penderita di Provinsi Banten diperkirakan mencapai 33 ribu orang.

Hingga akhir Oktober 2022, Pemprov Banten sudah berhasil melakukan pendataan terhadap 28 ribu orang penderita.

“Jadi masih sekitar 5 ribu yang kita harapkan dengan tiga bulan ke depan kita harus mampu mencapai 100 persen penemuan kasus,” ungkapnya.

Dipaparkan, dari 28 ribu orang yang terdata, tidak semua mau langsung bersedia melakukan pengobatan atau minum obat langsung.

Saat ini yang sudah bersedia melakukan pengobatan sebanyak 23 ribu orang penderita. Untuk memperbanyak temuan kasus, Dinas Kesehatan Provinsi Banten membuka akses pelayanan seluas-luasnya.

“Tentunya untuk bisa mencapai target kita harus melakukan upaya promotif, kemudian upaya preventif dengan skrining bagi mereka yang mempunyai risiko terhadap TBC ini semua di skrining,” tandasnya.rajamedia

Komentar: