Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Tok Ditetapkan! Wabup Serang: Raperda APBD 2023 Tetap Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Laporan: Rizki Ahmad Suhaedi
Jumat, 18 November 2022 | 02:54 WIB
Wabup Serang Pandji Tirtayasa menyaksikan penandatanganan keputusan Raperda 2023/Repro
Wabup Serang Pandji Tirtayasa menyaksikan penandatanganan keputusan Raperda 2023/Repro

RMBanten.com, SerangKot -  Realisasi pelaksanaan program APBD Tahun Anggaran (TA) 2023 tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang meliputi program infrastruktur jalan, pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Serang Pandji Tirtayasa usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2023, di gedung DPRD, Kamis, (17/11).

"Kebutuhan masyarakat itu akan tetap jadi prioritas pertama seperti jejaring jalan yang belum selesai, sarana prasarana (sapras) pendidikan dan sarana prasarana kesehatan,” ujarnya kepada wartawan.

Lanjut Pandji, pihaknya juga memprioritaskan penyelesaian hutang infrastruktur yang belum selesai di Tahun 2022.

Kemudian di Tahun 2023 mulai menggarap pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang yang diharapkan nanti dibangun 4 gedung setiap tahunnya).

"Termasuk juga infrastruktur penunjang ke arah gedung (Puspemkab),” tandasnya.

Saat ini tengah proses pembangunan beberapa gedung OPD (Organisasi Perangkat Daerah), namun kata Pandji, untuk Peraturan Daerah (Perda) tentang percepatan pembangunan Puspemkab belum ditetapkan.

Sehingga pada proses pembangunannya pun belum begitu efektif, sedangkan efektifnya pada tahun mendatang.

“Nanti awal tahun depan (2023) juga dilakukan pembangunan namun belum efektif baru kisaran 4 gedung, tapi nanti kalau Perda sudah jadi kita kebut jadi 1 tahun anggaran bisa membangun 8 sampai 10 gedung (OPD),” jelasnya.

Terkait target pendapatan, kata Pandji, mengalami peningkatan pendapatan anggaran dari Pendapatan Asli Daerah atau PAD menambah sebesar Rp 92 miliar dari Rp 803 menjadi Rp 902 miliar. Kemudian untuk transfer dana dari pusat pun mengalami kenaikan yakni sebesar Rp 465 miliar dari rencana sebesar Rp 1,8 triliun sekarang menjadi Rp 2,65 triliun.

“Maka Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) harus berkerja keras dan sudah dilakukan terbukti sekarang ada peningkatan Rp 92 miliar itu Rp 92 miliar bukan pekerjaan ringan, itu pekerjaan keras itu jelas potensinya ada,” terangnya.

Terkait prediksi resesi global pada Tahun 202l, Pandji meyakini tidak akan berpengaruh untuk mencapai target PAD.

“Saya masih optimis resesi global alhamdulillah Negara kita ini relatif stabil ketika orang orang di inflasi di atas 6 sampai 7 persen, kita inflasi nasional di 5,5 persen. Malah Provinsi Banten termasuk Kabupaten Serang kita masih deflasi, berarti stabilitas ekonomi kita relatif kuat, kontruksi ekonomi kita relatif bagus,” urai Pandji.

Diketahui, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2023 di pimpin oleh Ketua DPRD Bahrul Ulum.

Turut hadir puluhan anggota dewan, Sekretaris Daerah (Sekda) Tubagus Entus Mahmud Sahiri dan para kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang.rajamedia

Komentar: