Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Jabodetabek TV Analog Resmi Dimatikan

Laporan: RMN
Kamis, 03 November 2022 | 20:30 WIB
Foto ilustrasi/Net
Foto ilustrasi/Net

RMBanten.com, Nasional -  Rabu, 2 November 2022 tengah malam tepat pukul 00.00 WIB, siaran TV analog resmi dimatikan dan bermigrasi ke TV digital.

Prosesi hitung mundur TV analog dimatikan ini dilakukan di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta.

Menurut Menko Polhukam Mahfud MD, analog switch off (ASO) adalah wujud program transformasi digital. International Telecommunication Union (IPU) sebagai badan dunia juga memberikan arahan internasional untuk mematikan siaran TV analog.

"Ini adalah keharusan kita untuk analog switch off ke digital. Dengan ini Indonesia akan memperoleh efisiensi digital deviden," ujar Mahfud.

Prosesi dimatikannya siaran TV analog ini dilakukan Menkominfo Johnny G Plate bersama Menko Polhukam Mahfud MD, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kominfo Ismail dan para petinggi stasiun TV nasional.

Yang dimatikan duluan adalah siaran TV analog untuk kawasan Jabodetabek. Untuk wilayah nasional lainnya dilakukan bertahap dan menyusul.

Dalam proses hitung mundur, Menkominfo dan para pejabat lain secara simbolis menekan tombol pada layar yang menampilkan siaran TV analog.

Tepat pukul 00.00 WIB, tombol dipencet dan siaran TV analog pun mati, menyisakan siaran TV digital.

Kata Mahfud MD, masyarakat akan mendapatkan siaran dengan kualitas audio visual lebih baik.

Digital dividen ini akan dimanfaatkan untuk akses internet berkecepatan tinggi, digitalisasi, penanganan bencana alam, pendidikan, kesehatan dan ekonomi digital.

"Ini akan memacu pertumbuhan konten lokal dan mendorong industri penyiaran dalam negeri," pungkasnya.rajamedia

Komentar:
Jelajah Sejarah Tangsel 2