Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Presiden Jokowi Umumkan Indonesia Lolos Sanksi FIFA

Laporan: RMN
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:57 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 7 Oktober 2022. Foto: BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 7 Oktober 2022. Foto: BPMI Setpres

RMBanten.com, Sepakbola -  FIFA memutusakan tak memberikan sanksi atas tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, pada 1 Oktober lalu.

Keputusan itu disampaikan Presiden Joko Widodo setelah menerima surat dari FIFA menyusul pembicaraan melalui telepon dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi mengumumkan itu lewat pidato yang diunggah ke YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat 7 Oktober 2022 malam

Presiden Jokowi menyebut FIFA tidak memberi sanksi kepada Indonesia menyusul tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 100 orang akhir pekan lalu. Bahkan mengajak berkolaborasi demi kemajuan sepak bola tanah air.

"Saya telah menerima surat dari FIFA. Ini adalah tindak lanjut dari pembicaraan saya lewat telfon dengan Gianni Infantino pada 3 Oktober lalu," jelas Jokowi.

Presiden Jokowi memastikan Indonesia tidak terkena sanksi setelah menerima surat dari FIFA per tanggal 5 Oktober 2022.

Surat tersebut ditanda tangani langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. "Berdasarkan surat tersebut, Alhamdulillah, sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA," ujar Jokowi.

"FIFA bersama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia," ucap Jokowi menambahkan.

Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat.

"Nanti, Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November untuk berdiskusi dengan pemerintah," tandasnya.

Ada poin-poin kolaborasi antara FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dengan pemerintah Indonesia.

Berikut ini 5 poin utama:

1. Membangun standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia.
2. Memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional.
3. Melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama.
4.Mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada.
5. Menghadirkan pendampingan dari para ahli di bidangnya.

Demikian penjelasan Presiden Jokowi yang memastikan Indonesia lolos dari sanksi FIFA maupun AFC.rajamedia

Komentar: