Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Pelatih Curacao Remko Bicentini "Baper" Kalah Dari Indonesia, Wasit Disalahin Deh!

Laporan: RMN
Kamis, 29 September 2022 | 13:23 WIB
Pelatih Timnas Curacao, Remko Bicentini/Net
Pelatih Timnas Curacao, Remko Bicentini/Net

RMBanten.com, Sepakbola - Pelatih Timnas Curacao, Remko Bicentini mengeluarkan unek-uneknya, pasca pertandingan FIFA Matchday ke dua antara Timnas Indonesia Vs Curacao.

Dua laga FIFA Matchday  yang diselenggarakan 24 dan 27 September, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api serta Stadion Pakansari, Timnas Curacao dua kali permalukan tim Indonesia.

Pertemuan pertama, kedua tim saling berbalas gol hingga skor akhir 3-2. Lalu pada pertemuan berikutnya, timnas Indonesia tetap tampil solid dan mampu menang tipis 2-1.

Pelatih Curacao Remko Bicentini lantas menyinggung kualitas wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

Adapun wasit yang memimpin laga di Pakansari berasal dari Laos dibantu dengan asisten wasit asal Laos, dan Brunei Darussalam.

Pada menit 80', salah satu pemain Curacao, Juninho Bacuna diusir dari lapangan karena mendapat kartu merah.

Pemain berusia 25 tahun itu sebenarnya hanya menerima hukuman kartu kuning setelah melanggar Marselino Ferdinan.

Namun, Xaypaseth Phongsanit langsung memberi hukuman kartu kuning kedua karena Juninho Bacuna menendang bola ke arah tribune penonton.

"Saya pikir ada beberapa keputusan wasit [yang kurang pas], Anda pasti paham maksud saya," kata Bicentini sambil tertawa kepada awak media.

"Ketika kami ingin main cepat, tapi selalu saja laga dihentikan wasit. Tidak ada alasan untuk kalah dalam pertandingan, tapi itu tidak bagus untuk pertandingan,” sambungnya.

"Kita tahu, banyak orang di sini di stadion, mereka sangat senang, sangat bangga dengan tim, tapi secara normal. Saya pikir jika kita bisa bermain normal, itu bakal bagus juga untuk publik. Tapi, saya jadi paham jika terkadang level kompetisi di sini kerap tampak di pertandingan,” imbuhnya.

Bicentini menegaskan bahwa Curacao coba bermain maksimal. Sayang, permainan mereka sulit berkembang, dan Indonesia sendiri bermain dengan baik.

"Indonesia bermain sangat kuat, sangat menyerang di lapangan, permainan kami tidak bisa keluar," ujarnya.

Menurutnya, berbagai insiden itu secara tidak langusung membuat timnas Curacao kesulitan mengembangkan permainan.

"Kami tidak memulai laga dengan baik karena Indonesia mencetak gol dengan cepat," kata Remko Bicentini.

"Setelah itu, kami menyamakan kedudukan dengan cepat pada babak kedua. Namun, selanjutnya pertandingan tidak berjalan dengan baik karena banyak interupsi," ujarnya.

"Kami sudah melakukan banyak hal pada laga ini. Namun, terlalu banyak interupsi pada babak kedua. Kami tidak bisa bermain seperti yang kami inginkan," demikian Pelatih Curacao Remko Bicentini.rajamedia

Komentar: