Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Ribut Terus! Peter Gontha: Singapura Akan Ambil Alih Ajang Formula E Jakarta

Laporan: Raja Media Network
Kamis, 08 September 2022 | 12:49 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kompak dibajang Formula E Jakarta beberapa waktu lalu/Net
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kompak dibajang Formula E Jakarta beberapa waktu lalu/Net

RMBanten.com - FormulaE - Singapura siap mengambil alih perhelatan balap mobil listrik Formula E Jakarta.

Demikinan infomasi disampaikan Mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F Gontha dalam cuitannya di Twitter pribadinya yang dikutip Kantor Berita Raja Media Network, Kamis (8/9).

Menurut Peter, kesediaan Singapura sebagai tuan rumah Formula E lantaran perhelatan balap mobil listrik internasional di Jakarta tersebut terus menerus diributkan  berbagai pihak.

"Info A1 media international: SINGAPORE akan mengambil alih perhelatan balapan mobil FORMULA-E. Dan menandatangani perjanjian 10 tahun dengan FEO gara gara Indonesia ribut mengenai FORMULA E bulan lalu. Marilah kita ribut terus agar semua dilakukan di Singapore aja!," tulis Peter.

Peter Gontha juga menyentil statmen Wakil Ketua KPK Alex Marwata. Dalam postingannya Peter menulis; KPK Formula E adalah :  "kami ingin tahu apakah mendapatkan keuntungan atau tidak" ujar Alex.

"Betul sekali,perlu diperjelas, seperti halnya : MOTORGP  - ASIAN GAMES - ASIAN PARA GAMES.  Semua harus transparan uang rakyat! Maju Indonesia MERDEKA," tutupnya.

Diketahui sebelumnya Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut pihaknya akan memintai keterangan Anies Baswedan soal proses perencanaan hingga penganggaran balapan Formula E di Jakarta.

"Lebih kurangnya terkait proses perencanaan kan begitu. Awalnya seperti apa si misalnya, tawaran darimana, kemudian direncanakan,  kemudian penganggarannya, kemudian pelaksanaannya sampai dengan pertanggung jawabannya. Kan itu sudah terlaksana nih," kata Alex dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/9).

Alex menjelaskan pihaknya juga akan mengklarifikasi soal keuntungan yang didapat Pemerintah Provinsi (Pemptov) DKI dari pelaksanaan formula E.

Sebab, lanjut Alex, jika balapan Formula E bertujuan kepada bisnis pasti pertimbangannya berorientasi pada keuntungan.

"Kami ingin tahu juga bagaimana pelaksanaannya apakah kemarin mendapatkan keuntungan," ujar Alex.

Dampak Ekonomi Positif

Ajang Formula E Jakarta 2022 sendiri menurut lembaga riset Insititute for Development of Economic and Finance (Indef) memperkirakan penyelenggaraan tersebut memberikan dampak ekonomi dengan nilai total Rp2,638 triliun bagi DKI Jakarta, atau dengan kata lain berkontribusi 0,08 persen pada pertumbuhan ekonomi daerah pada 2022.

"Artinya untuk ekonomi Jakarta akan menambah potensinya sebesar Rp2,63 triliun terhadap kegiatan ekonomi Jakarta dalam satu tahun," ujar Kepala Pusat Makro dan Keuangan Indef Rizal Taufikurahman dalam diskusi publik Dampak Penyelenggaraan Jakarta E Prix 2022, di Jakarta,  23 Juni 2022.

Angka tersebut, berdasarkan hasil dari dampak tambahan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Rp2,041 triliun dan dampak ekonomi langsung Rp597 miliar.

"Jadi Rp2,6 triliun itu sebenarnya penjumlahan dari ekonomi langsung dan nilai tambah yang dibuat (create) dari kegiatan itu (Formula E)," ucapnya.

Dampak ekonomi langsung Formula E terdiri dari masuknya biaya dari beberapa aspek, pertama alokasi capital expenditure (capex) Rp213 miliar, alokasi operating expense (opex) Rp112 miliar, commitment fee event Jakarta E-Prix Rp216 miliar, pembelian tiket plus pengeluaran pengunjung Rp52,04 miliar, transaksi pengunjung pada UMKM Rp4,54 miliar.

Sementara itu, total dampak ekonomi langsung sebesar Rp597 miliar merupakan uang masuk untuk perekonomian Jakarta selama ajang Formula E, mulai dari persiapan infrastruktur hingga acara berlangsung.

CEO Formula E, Alberto Longo sendiri menilai ajang Formula E Jakarta 2022 dianggap sukses besar. Bahkan, pihaknya akan memperhitungkan untuk menggelar dua balapan beruntun (double-header) pada kegiatan selanjutnya di Jakarta.

Alberto mengaku takjub atas kemeriahan hingga dampak positif dari Formula E Jakarta.

Walau begitu, Formula E Jakarta 2022 yang telah berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) dan merupakan pertama kalinya digelar di Indonesia itu, mengundang berbagai perseteruan hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan menyelidiki dan meminta keterangan sejumlah pihak.

Pada Rabu, 7 September 2022, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait penyelenggaraan Formula E Jakarta.

Anies tiba sekitar pukul 09.26 WIB dengan berseragam dinas kemeja putih dan langsung masuk ke dalam gedung serta hanya melemparkan senyum sambil mengucapkan terima kasih ke arah wartawan.

Sbelumnya, Anies Baswedan telah dua kali menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK. Lembaga anti rasuah sendiri telah memanggil Ketua DPRD DKI, Anggota Komisi E DPRD DKI, Direksi PT Jakarta Propertindo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta lainnya.rajamedia

Komentar: