Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Gratis! Dinkes Kabupaten Serang Ajak Masyarakat Ikut Bulan Imunisasi Anak Nasional

Laporan: Hendra Hendrawan
Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:18 WIB
Imunisasi anak di Kabupaten Serang/HEN
Imunisasi anak di Kabupaten Serang/HEN

RMBanten.com, SerangKab - Dinas Kesehatan Kabupaten Serang mengajak masyarakat yang memiliki anak untuk mengikuti Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

Kegiatan imunisasi diselenggarakan selama bulan Agustus hingga 14 September 2022.

Pelaksanaannya BIAN di Kabupaten Serang tidak hanya digelar di 1.535 Posyandu, namun juga di beberapa faskes swasta hingga PAUD.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Serang, Istianah Hariyanti mengatakan, dalam program BIAN disediakan Imunisasi Campak dan Measles Rubella (MR) sebagai imunisasi tambahan untuk anak-anak usia 9-59 bulan dan Imunisasi Kejar (catch up) yang meliputi DPT-HB-Hib, Polio Injeksi (IPV )dan Polio Oral (OPV) bagi anak usia 12-59 bulan secara gratis.

"Untuk yang punya anak-anak usia 9 sampai 59 bulan dan 12 sampai 59 bulan bisa mengikuti BIAN ini. Tujuan dari BIAN sendiri adalah supaya anak-anak kita mendapatkan kekebalan terhadap penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," ujarnya pada Rabu, (17/8).

Kata dia, Pemprov Banten menargetkan sebanyak 105.854 anak yang berusia 9-59 bulan untuk bisa mendapatkan imunisasi MR. Sementara itu, jumlah sasaran anak-anak di Kabupaten Serang yang termasuk harus mendapatkan Imunisasi Kejar yaitu terdiri dari imunisasi IPV adalah 25.247 anak, OPV sebanyak 28.105 anak, dan imunisasi DPT-HB-Hib yaitu 35.493 anak.

"Saya optimis sampai batas akhir tercapai. Bukan target angka yang kita targetkan tapi sebetulnya yang kita harapkan adalah anak-anak kita punya kekebalan terhadap penyakit yang berbahaya. Program imunisasi ini program kebijakan pemerintah untuk melindungi anak-anak dan ini gratis," ungkapnya.

Istianah menjelaskan agar seluruh anak di Kabupaten Serang bisa mengikuti BIAN, pelaksanaannya pun tak hanya digelar di 1.535 Posyandu, namun juga di beberapa faskes swasta hingga PAUD.

"Pelaksanaan tidak hanya di Posyandu tapi saya juga minta teman-teman dari faskes swasta seperti bidan praktik mandiri, klinik, rumah sakit diharapkan untuk membantu BIAN. Sasaran-sasaran dari PAUD kita gerakan ke Posyandu atau kalau tidak setelah selesai dari Posyandu," imbuhnya.

Untuk terbentuknya kekebalan masyarakat yang tinggi, dibutuhkan cakupan imunisasi dasar dan lanjutan yang merata di seluruh wilayah hingga tingkat desa. Dengan imunisasi lengkap dan tambahan, anak-anak akan terlindungi.

"Kalau anak yang sudah diimunisasi misal terkena campak, biasanya ringan, ruam-ruam merah, panas, batuk, pilek diobati sembuh. Tapi kalau yang belum diimunisasi, campak ini bisa komplikasi sesak napas, diare berat hingga bisa mengakibatkan kematian," tandasnya.

Pemberian imunisasi dasar lengkap sangat dianjurkan untuk anak. Sesuai jadwal imunisasi nasional, imunisasi dasar lengkap sudah diberikan sejak bayi baru lahir kurang dari 24 jam sampai usia anak SD Kelas 6.rajamedia

Komentar: