Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Kesaksian Korban Selamat Odong-odong Maut

Laporan: Hendra Hendrawan
Rabu, 27 Juli 2022 | 15:33 WIB
Kondisi odong-odong maut usai tertabrak kereta api/HEN
Kondisi odong-odong maut usai tertabrak kereta api/HEN

RMBanten.com - Patiroh, salah seorang penumpang yang selamat mengaku mulanya penumpang meminta kepada sang supir untuk memakai jalur lain.

"Awalnya penumpang sudah minta ke supir agar make jalur Nyapah, supaya tidak melewati perlintasan kereta api itu," ungkapnya saat ditemui di Kantor Kelurahan Pengampelan, Walantaka, Kota Serang, Rabu (27/7).

Akan tetapi, sambungnya, sang supir tetap memakai jalur yang melintasi perlintasan kereta api tersebut.

"Eh si supir malah tetap makai jalur itu, akhirnya terjadi kejadian itu," ujarnya.

Selain itu, ketika sebelum kejadian, penumpang sudah mengatakan ke supir agar jangan maju karena kereta sudah dekat.

"Kita sudah teriak-teriak supaya jangan jalan karena sudah mepet, tapi karena mundur juga berat karena posisi naik akhirnya dipaksa maju," ujarnya.

"Akhirnya ketabrak, kita terpental, yang depan pada selamat, cuma penumpang bagian belakang itu yang pada meninggal," katanya.

Ia mengaku, naik odong-odong tersebut bersama kedua anaknya.

"Anak saya ada yang usia 8 bulan, itu masih bayi, dan ada juga yang 5 tahun, Alhamdulillah pada selamat," pungkasnya. rajamedia

Komentar: