Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Simpan 20 Paket Sabu Dalam Bungkus Rokok, Pengedar Di Serang Diciduk Polisi

Laporan: Hendra Hendrawan
Selasa, 19 Juli 2022 | 15:02 WIB
Pengedar sabu (kaus hitam) saat di Mapolres Serang/HEN
Pengedar sabu (kaus hitam) saat di Mapolres Serang/HEN

RMBanten.com -  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang berhasil amankan RM (23) pelaku pengedar narkotika jenis sabu di rumah kontrakan dilingkungan Rau Timur, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang pada Minggu (17/7).

"Betul telah terjadi penangkapan RM pelaku pengedar narkotika jenis sabu dirumah tersangka tepatnya di Rau Timur, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang pada Minggu (17/7),” kata Kasatrewnarkoba Polres Serang, Michael K Tandayu pada Selasa (19/7).

Michael menjelaskan tim melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi dari warga. Awalnya petugas mendapat laporan dari masyarakat dilingkungan tersebut tentang adanya aktifitas yang mencurigakan karena tempat kontrakannya kerap didatangi orang-orang tidak dikenal.

"Tersangka RM adalah warga pendatang dan rumah kontrakannya kerap didatangi warga luar kampung, bahkan tamu yang datang tidak kenal waktu hingga dini hari," kata Michael.

Michael menjelaskan berbekal dari keluhan masyarakat tersebut tim Satresnarkoba Polres Serang kemudian bergerak melakukan pendalaman informasi.

"Berbekal dari keluhan masyarakat tersebut tim Satresnarkoba Polres Serang kemudian bergerak melakukan pendalaman informasi dan pada Minggu (17/7) sekitar pukul 02.30 WIB, petugas melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka dalam rumah kontrakannya,” tutur Michael. 

Michael juga menjelaskan dari penangkapan diperoleh beberapa barang bukti.

"Saat penggeledahan petugas menemukan bungkus rokok berisi 20 paket sabu siap edar di saku celana yang dikenakan tersangka," terang Michael.

“Petugas juga mengamankan satu unit handphone yang biasa dijadikan sarana transaksi narkoba, bersama barang buktinya RM yang juga warga Kota Serang diamankan ke Polres Serang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambaj Michael.

Michael menambahkan dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku barang tersebut diperoleh  dari bandar yang ditemui di daerah Jakarta Pusat, "Tersangka belanja sabu di Jakarta Pusat namun tidak mengetahui lebih jauh identitas bandar karena transaksi dilakukan di jalanan," terang Michael.

Michael menjelaskan modus dari pelaku dalam pengedaran narkotika jenis sabu, “Pelaku menjalankan bisnis menjual sabu sudah dilakukan sekitar 2 bulan, dan bisnis terlarang sengaja dilakukan lantaran tersangka yang hanya lulus SMP ini sulit mendapatkan pekerjaan,” jelas Michael.

Michael menjelaskan para tersangka saat ini ditahan di Polres Serang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara," tutup Michael. rajamedia

Komentar: