Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Pengosongan Lahan Milik Pertamina Di Pondok Aren Sempat Memanas

Laporan: Lani Fahrudin
Kamis, 07 Juli 2022 | 19:02 WIB
Pengosongan lahan Pertamina di Pondok Aren/LAN
Pengosongan lahan Pertamina di Pondok Aren/LAN

RMBanten.com -  PT Pertamina menerbitkan surat perihal tertanggal 5 Juni 2022 mengenai pengosongan dan penertiban lahan seluas hampir 8 hektare milik Pertamina di Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel yang diduduki organisasi masyarakat sempat memanas, pada Kamis (7/7).

Pantauan di lapangan, ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP terjun ke lokasi guna mengantisipasi bentrok. Teriakan takbir dari ratusan ormas pun menggema.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Yulianto menegaskan, jika situasi kondusif dan kedua belah pihak antara Pertamina dan ormas telah mencapai kata sepakat untuk yang terbaik.

"Makanya kita tadi dari Polsek, Polres mendampingi Pertamina untuk melakukan negosiasi ulang untuk mereka yang menunggu lahan Pertamina, untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang memang tidak diperbolehkan oleh Pertamina. Semisal membuang sampah, membuang kotoran dari masyarakat ke lokasi milik Pertamina," papar Yulianto di lokasi, Kamis (7/7).

"Alhamdulillah sekarang sudah selesai, tidak dipermasalahkan kembali, kemudian dari pihak penunggu lahan sudah oke tidak lagi melakukan kegiatan seperti itu," tambahnya.

Bahkan, dari hasil musyawarah antara Pertamina dengan ormas, menghasilkan poin-poin penting diantaranya ormas tidak akan menghalangi kegiatan pembersihan saluran air yang selama ini tersumbat.

"Nanti akan ada alat berat masuk, mereka sudah komitmen tidak akan menghalang-halangi. Akan diratakan kembali, misalnya saluran air akan difungsikan kembali," tandas Yulianto.

Sementara itu, Kasatpol PP Tangsel, Oki Rudianto menjelaskan, jika situasi memanas dikarenakan adanya kesalahpahaman antara Pertamina dengan ormas.

"Hanya kesalahpahaman saja dan ada miskomunikasi. Kesalahpahamannya kita akan merobohkan gardu, tapi kita hanya menormalisasi aliran kali," kata Oki.

Oki juga memastikan, menarik mundur personelnya karena sudah terdapat kesepakatan antara Pertamina dengan ormas.

"Sudah clear. Enggak usah (dijaga)," ucapnya.rajamedia

Komentar: